Apa itu Good Manufacturing Practices? GMP merupakan suatu pedoman atau prosedur yang menjelaskan bagaimana memproduksi makanan agar aman, bermutu dan layak dikonsumsi. Bisa dikatakan GMP ini merupakan tata cara untuk mengontrol kualitas produksi makanan yang dihasilkan yang dipakai dari suatu perusahaan. Sebuah perusahaan yang memproduksi makanan/produk olahan umumnya harus memenuhi standar Good Manufacturing Practices (GMP) ini jika ingin produknya semakin berkembang dan dipercaya oleh masyarakat maupun distributor.
Semua informasi berkaitan dengan teori keamanan pangan yang terkait dengan audit GMP, HACCP, ISO, FSSC, GFSI, dan berbagai sertifikasi proses manufakturing pangan, katering dan Food industry lainnya, termasuk packaging/kemasan makanan dan minuman
Showing posts with label gmp. Show all posts
Showing posts with label gmp. Show all posts
Tahapan proses audit GMP (Good Manufaturing Practices)
Sertifikasi Good Manufacturing Practices (GMP)
TANTANGAN BISNIS
Akhir-akhir ini terjadi peningkatan permintaan terhadap kepastian keamanan pangan dan kualitas yang terbaik oleh konsumen dan pemerintah. Produksi makanan yang tidak aman dapat mengakibatkan keracunan makanan, penarikan produk, proses hukum/pengadilan yang panjang dan mahal dan tanpa disadari dapat merusak reputasi publik. Persyaratan pelanggan sebagai bagian dari bisnis global menuntut bahwa dalam rantai makanan harus dipastikan bahwa makanan diproses dengan memenuhi standar keamanan pangan mulai dari kebun sampai ke meja (from farm to table).
Good Manufacturing Practices (GMP) adalah sistem yang memuat persyaratan minimum yang harus dipenuhi oleh industri makanan dan kemasan, terkait dengan keamanan pangan, kualitas dan persyaratan hukum.
Mengintegrasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan di Industri
Mengintegrasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan di Industri
Oleh D.R. Tirtasujana
General Manager
Food Safety-Quality Center of Excellence
Premysis Consulting
Keamanan Pangan bukan hal baru. Bahkan sudah menjadi hal yang sangat penting sejak dulu. HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Point), sejak dilahirkan sampai tulisan ini dibuat, masih menjadi jantung dari bebagai Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang telah diterbitkan dan diimplementasikan di seluruh dunia. Ketujuh prinsip dan 12 langkah HACCP masih tetap menjadi senjata pamungkas untuk mengendalikan potensi bahaya fisik, kimia, maupun mikrobiologi dalam makanan.
Meskipun banyak sekali (bahkan mungkin hampir semua) sistem manajemen keamanan pangan didasarkan pada HACCP, namun pada perkembangannya terdapat banyak sekali pilihan untuk diterapkan oleh industri pangan. Bahkan terkadang sampai menimbulkan kebingungan. Dari pengalaman diskusi dengan banyak industri pangan, masih banyak top management yang ingin memperbaiki perusahaan atau memuaskan pelanggan dengan menerapkan sistem, tetapi bingung dalam memilih standarnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)